Showing posts with label breeder. Show all posts
Showing posts with label breeder. Show all posts

Tuesday, 9 August 2016

Telur Ayam Dengan Kuning Telur Ganda, Apakah Bisa Menetas?

Telur Ayam Dengan Kuning Telur Ganda


Disaat masih kecil kalo ikut ibu kita memasak apalagi menggoreng telur, hal yang paling ingin dilakukan adalah memecahkan telur. Nah memecahkan telur saja sudah sedang, apa lagi yang bikin tambah senang, saat pecah yang muncul telurnya punya 2 kuning telur. Pastinya sering bertanya-tanya keapa bisa ada 2 kuning telur ? atau kalo ditetaskan apa akan berkepala dua atau anak ayamnya bakalan kembar ? Penasarannn... Nah yuk kita bahas pertanyaan ini.


Kenapa bisa ada 2 kuning telur dalam sebuah telur ?


Sebutir telur kalo kita pecahkan yang kita lihat adalah cangkang telur, putih telur, kuning telur dan ada rongga udara di isi / dalam cangkang telur. Bagi yang pernah mendapatkan telur dengan kuning telur ganda atau double yolk pasti ukuran telurnya lebih besar dari ukuran lainnya. Pertama kita belajar dulu bagaimana proses terbentuknya telur :

  1. Ovarium (organ penghasil telur) melepaskan bakal kuning telur (folikel).
  2. Folikel akan ditangkap oleh Infundibulum.
  3. Di Inundibulum ini terjadi proses pembuahan oleh sel ayam jantan.
  4. Setelah dibuahi maka bakal telur akan menuju ke saluran Magnum.
  5. Di tempat ini bakal telur akan terbungkus oleh albumen (putih telur).
  6. Bakal telur yang telah terbungkus albumen akan dilindungi oleh komponen calsium di uterus hingga bakal telur ini sampai ke Insthmus.
  7. Nah akhirnya terciptalah sebutir telur.

Sekarang sudah tau kan bagaimana telur itu tercipta tapi tentunya semua atas izin Yang Maha Kuasa. Jadi melihat proses diatas disaat melepas folikel dari ovariumnya, maka disaat proses membungkus folikel terdapat 2 folikel yang terbugkus secara bersamaan dalam satu cangkang telur. Kemudian apa faktor penyebab bisa terjadi hal tersebut ? diantaranya ayam betina ketika ovulasi terjadi terlalu cepat atau siklus produksi telurnya tidak tuntas. Akibatnya telur memiliki dua buah kunig telur.

Apabila telur tersebut dieramkan oleh induk apakah bisa menetas ?


Menurut beberapa artikel yang penulis baca banyak yang mengatakan TIDAK, beberapa alasan yang dikemukakan yaitu apabila induk ayam mengeluarkan telur dengan 2 embrio dalam satu cangkang telur dirasa embrio sulit berkembang. Kemungkinan akan sulit bagi kedua ayam untuk tumbuh dan berkembang dalam satu cangkang yang tentunya akan menjadi sempit jika didalamnya ada 2 embrio yang berkembang. Selain itu kemungkinan embrio akan kekurangan oksigen sehingga salah satu mati atau keduanya bisa mati.

Tapi... Dari teman2 breeder ada beberapa yang pernah mendapatkan kejadian yang sangat LANGKA dan menakjubkan menunjukkan Kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa. 

Gambar Proses Penetasan yang Gagal
( sumber facebook komunitas penghobi ayam kate )

Diatas telurnya dimakan oleh indukan, biasanya indukan memakan telur karena insting / naluri ayam pertanda telurnya kopyor atau anakannya mati. Jadi telur diatas dimakan oleh indukannya setelah di cek terdapat 2 anakan didalam satu cangkang.

Gambar Proses Membantu Anakan Menetas
sumber facebook komunitas penghobi ayam kate )

Nah untuk gambar diatas adalah proses penetasan dengan anakan kembar. Menurut cerita dari sang breeder anakan ayam memerlukan bantuan untuk menetas jadi breeder membantu untuk mengelupas cangkangnya ( ingat mengelupas cangkang jika belum berpengalaman hasilnya kematian pada anakan ayam ).

 Gambar Proses Anakan Ayam Keluar dari Cangkangnya
sumber facebook komunitas penghobi ayam kate )

Gambar selanjutnya adalah proses anakan berusaha keluar dari cangkangnya. 

Gambar Si Kembar
sumber facebook komunitas penghobi ayam kate )

Setelah dibantu proses menetas dan telah masuk ke inkubator akhirnya anakan ayam berhasil menetas dan dengan kondisi sehat seperti gambar diatas. Kondisi ayam sehat dengan bulu yang telah mengering.

Kesimpulan dari peristiwa diatas, tidak ada hal yang mustahil jika Tuhan yang berkehendak. Dan patut kita bersyukur karena bisa menyaksikan kejadian yang sangat langka dan menakjubkan ini.










Monday, 8 August 2016

Ayam Kalkun

Ayam Kalkun / Turkey

Ayam Kalkun - Turkey - Kalkoen - Kalkon - Kalkuun - Kalkkuna - Kalakuna adalah sebutan untuk spesies burung besar yaitu dari ordo Galliformes genus Meleagris. Dalam klasifikasinya kalkun termasuk dalam Filum Chordata, Sub Filum Vertebrata, kelas Aves, OrdoGalliformes, Family Phasianidae, Sub Family Miliagris, Genus Meleagris, Spesies Meleagris Gallopavo, Meleagris Silvestri, dan Meleagris Ocellata. Spesies kalkun yang saat ini ada berasal dari Amerika Utara yang disebut Meleagris gallopavo dan yang berasal dari Amerika Tengah disebut Meleagris Ocellata. Perbedaan keduanya kalkun domestika / Meleagris gallopavo mempunyai pial ( bagian bergelambir di bawah paru ) sedangkan Meleagris ocellata tidak memiliki pial. Spesies Meleagris ocellata kemungkinanya adalah hasil domestikasi suku maya.

Kalkun yag banyak diternakkan di Indonesia untuk diambil dagingnya maupun sebagai ayam hias berasal dari spesies M. gallopayo yang juga dikenal sebagai kalkun liar ( Wild Turkey ). Kalkun telah dikembangkan / diternak oleh suku Aztek sebagai ayam potong. Ketika negri tersebut dijajah oleh orang-orang Spanyol ada beberapa orang yang membawa Meleagris gallopavo ini sebagai hewan ( unggas ) ternak pada tahun 1519.

Pada tahun 1524 para pedagang Inggris mengimpor dan menyebutnya sebagai "Turkey" karena mereka mengira ayam tersebut masih termasuk ke jenis turkey cock ( ayam mutiara / Numida Meleagris ) yang telah mereka beli di Turki. Saat Meleagris gallopavo kembali ke Amerika lagi sebutan "Turkey" akhirnya semakin populer.

Di Indonesia ayam kalkun mulai dikenal pada abad ke 16, dan mulai banyak diternakkan oleh masyarakat pada abad ke 18 disaat kekuasaan penjajah belanda. Bobot tubuh kalkun jantan dapat mencapai 11-18 kilogram sedangkan betina 6,5-8,0 kilogram. Namun saat ini peternak di Indonesia masih sedikit yang bisa mencapai bobot sebesar itu dan yang ada saat ini termasuk ayam kalkun tipe medium. Kandungan protein yang ada pada daging kalkun antara 30,5% hingga 34,3% lebih tinggi dibandingkan protein daging ayam potong, daging sapi,domba / kambing dan telur ayam - bebek. Selain itu keunggulan lain dari daging kalkun adalah mempunyai imbangan asam amino yang baik.